Pengunjung Web

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini97
mod_vvisit_counterKemarin779
mod_vvisit_counterMinggu ini97
mod_vvisit_counterMinggu lalu9322
mod_vvisit_counterBulan ini31853
mod_vvisit_counterBulan lalu39080
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung1327869
Kami Memiliki: 59 guests online

Home Catatan Kaki ANALOGI KEPITING
05
Aug
2014
ANALOGI KEPITING

Oleh : Kikie Nurcholik – Sekjen Komunitas Printing Indonesia

Dalam setiap penciptaan makhluk, Tuhan senantiasa mengirimkan pesan atau makna di balik keberadaannya, tak terkecuali dalam penciptaan kepiting. Tulisan ini akan mengulas hewan unik ini  dan analoginya pada manusia.

Kepiting merupakan hewan dengan tampilan luar kurang menarik, namun memiliki daging  bercitarasa lezat. Kulitnya yang  keras menjadikan hewan ini  tahan terhadap segala cuaca dan ancaman, sehingga organ-organ dalamnya terlindung dengan baik. Hal ini merupakan cerminan ketegaran dan  kekuatan. Jika diibaratkan manusia, kepiting pastilah tipikal orang yang kuat, tahan banting dan mampu melindungi dirinya (dan hatinya) dengan amat baik.

Warna kulitnya yang gelap memungkinkan kepiting bersembunyi di balik batu dan menyamarkan keberadaannya. Hal ini dapat diartikan sebagai sifat rendah hati dan tidak suka unjuk kemampuan jika dianggap tidak perlu. Penampilannya sontak berubah ketika direbus dalam air mendidih, warna kulitnya berubah menjadi merah menggiurkan. Saya memaknai hal ini sebagai seseorang yang ketika  ditimpa kesulitan hidup yang amat berat, ia justru menyikapinya dengan mengerahkan kemampuan atau upaya terbaik yang dimilikinya, sehingga mampu mengatasi kesulitan tersebut. Jadi, kepiting ibarat orang  yang sepanjang hidup memelihara sifat rendah hati dan  selalu menyimpan kualitas terbaik  dirinya untuk digunakan pada saat-saat yang penting dan genting.

Meskipun tampak sederhana, kepiting memiliki senjata berupa sepasang capit yang setiap saat dapat digunakan untuk membela diri manakala ada pemangsa yang mengganggu ketenteramannya. Sekali waktu, kepiting siap mempertahankan kehormatannya dengan sebuah capitan keras. Jadi kepiting bukan tipikal pribadi yang lemah karena bersikap sederhana, tetapi  pribadi idealis fleksibel. Jumlah kaki kecil yang  banyak, membantu kepiting berlari secepat kilat ketika merasa terancam. Ini menunjukkan  kecepatan dan kegesitan dalam bertindak.

Sepasang mata bulat hitam kecil, tapi sangat awas yang dimiliki kepiting dapat dianalogikan sebagai  sifat waspada, melihat sesuatu secara luas,  dan selalu mengamati situasi di sekelilingnya. Percuma punya mata besar, tetapi banyak melewatkan hal-hal yang penting. Sepasang antena kecil tipis, memperlihatkan tipikal pribadi yang peka dan penuh kehati- hatian.

Selain itu, di balik penampilannya yang nge-rock, urakan, sedikit sangar, dan 'nyentrik', kepiting ternyata memiliki daging yang sangat lezat, sehingga menjadikannya komoditi ekspor dengan harga selangit dan  menghiasi daftar menu restoran-restoran terkenal.

Terakhir, kepiting  menyimpan telur-telurnya yang berkualitas, yang menjadi incaran  restoran-restoran mahal di dunia, di dalam tempurungnya yang keras. Lagi-lagi, kepiting  menyimpan sisi terbaik dari dirinya dengan amat sempurna, sehingga kita tidak pernah melihat telur kepiting di luar kulitnya. Hal ini dapat dianalogikan sebagai orang yang selalu  menjauhkan diri dari segala bentuk kesombongan dan  sangat berkharisma. Hebat tapi tetap low profile...

Dari ulasan di atas, dapat diambil pelajaran  bahwa dalam menilai  seseorang jangan hanya   dari tampak luarnya.  Bisa jadi seseorang tampak luarnya kurang menarik, tetapi memiliki sesuatu yang sangat berharga di dalamnya atau  inner beauty, antara lain dapat berwujud keramahan, ketulusan hati,  dan kecantikan pribadi.

Saya rasa kita semua sepakat bahwa kepiting adalah hewan yang sangat memikat... bila saja kita mau sedikit belajar dari pesan-pesan Tuhan yang mungkin dititipkan padanya. Semoga analogi ini bermanfaat, sehingga  kita dapat  menjadi pribadi-pribadi yang tetap sederhana, rendah hati, tetapi selalu menggali kualitas terbaik yang dimiliki sehingga mampu bertransformasi  menjadi...KEPITING SUPER.

Salam Hangat

 

 

Bila merasa tahu, itu pertanda tidak tahu, Setiap usaha yang dijalankan dengan tidak tahu tinggal menunggu layu.

Mari cari tahu dengan langganan Print Media yang bisa ; 1 eks, 5 atau 10 eks setiap dua bulan dengan harga yang ekonomis dan terjangkau.

Silahkan Download Formulir Langganan !!!