Pengunjung Web

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini118
mod_vvisit_counterKemarin779
mod_vvisit_counterMinggu ini118
mod_vvisit_counterMinggu lalu9322
mod_vvisit_counterBulan ini31874
mod_vvisit_counterBulan lalu39080
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung1327890
Kami Memiliki: 80 guests online

Home Catatan Kaki INSPIRASI PEMIMPIN
13
Oct
2014
INSPIRASI PEMIMPIN

Oleh : Kikie Nurcholik – Sekjen Komunitas Printing Indonesia

Hiruk pikuk  pesta demokrasi hampir usai. Rakyat  Indonesia telah melampaui satu masa, di mana untuk kesekian kalinya mereka memilih calon pemimpinnya dalam sebuah suasana demokrasi yang semakin hangat, aman dan terarah. Pada awalnya, kedua kubu kandidat mendukung dan mengelu-elukan sosok calon  pemimpin negara yang dijagokannya dan dianggap  pantas sebagai pembawa inspirasi untuk kemajuan  Indonesia dalam separuh dekade ke depan.  Dan akhirnya sang “calon pemimpin” pun  terpilih secara sah dan sesuai kehendak rakyat menjadi pemimpin  negeri gemah ripah loh jinawi ini.

Melalui catatan ini saya mencoba  mencermati bahwa  ternyata gairah memilih dan menentukan pilihan merupakan sebuah fenomena yang tidak sederhana walaupun bersifat ‘mudah’, karena lebih banyak di antara kita yang  menentukan pilihan  karena terinspirasi pola dan kinerja sang calon pemimpin  yang telah dibuktikan dalam sejarah hidupnya untuk bangsa ini. Saya teringat pada hukum kekekalan energi, “gaya umumnya selalu berbanding terbalik dengan energi yang dikeluarkannya”. Timbul pertanyaan, pemimpin seperti  apakah yang dapat memberikan energi bagi masyarakat atau bawahannya..? Pemimpin seperti apakah yang dapat menginspirasi lingkungan di sekitarnya..?. Dalam  skala organisasi yang sederhana, inspirasi  bagi bawahan adalah pemimpinnya.  Pada dasarnya inspirasi merupakan bentuk perpindahan energi, maka seorang pemimpin akan memberikan  energi kepada orang-orang yang dipimpinnya dan sebaliknya pemimpin  akan mendapatkan dukungan energi dari  bawahannya.  Dan hal  itu terjadi secara berkesinambungan.

Seorang pemimpin dipastikan akan menemukan dan memiliki energi untuk dirinya sendiri, kemudian  ia menularkan hal tersebut kepada para pengikutnya. Umumnya sang pemimpin mendapatkan inspirasi  dari impian dan visi mereka, kemudian mereka menyampaikan  dan  mengkomunikasikannya kepada bawahannya. Selanjutnya,  inspirasi yang telah  tersebar kepada bawahan ini diwujudkan dalam  suatu konsep kerja yang akan diupayakan dan  dicapai bersama sehingga membuahkan hasil kerja. Hasil kerja ini kemudian ditindaklanjuti dengan perbaikan dan koreksi di sana sini, sehingga bila proses tersebut berulang, terjadilah suatu proses pelestarian dan proses saling menjaga. Di sinilah sebuah konsep saling menghargai dan menghormati akan terjalin antara pemimpin  dan bawahan atau masyarakat yang dipimpinnya.

Pada dasarnya kita semua adalah pemimpin, setidaknya untuk diri kita sendiri.  Dan kita semua akan diuji apakah kita mampu menginspirasi diri kita dan orang lain atau tidak, apakah  kita  mampu menciptakan energi, menularkan energi dan melestarikan serta menjaga, bahkan meningkatkan kadar energi yang sudah dimiliki orang yang terinspirasi oleh kita.

Seorang pemimpin setidaknya harus memiliki sifat-sifat sebagai berikut :

Intergritas

Apakah seorang pemimpin benar-benar sedang mengupayakan  kebaikan bagi para pengikutnya atau hanya untuk kepentingannya sendiri? Hal  itu dapat  diuji dari integritasnya. Integritas adalah menyatunya pemikiran, kata dan perbuatan. Apa yang dipikirkan terealisasi dalam kata-kata dan perbuatan. Hal utama yang dilakukan oleh pemimpin adalah impian atau visi para pengikutnya, dan perbuatan yang disorot dari seorang pemimpin adalah kesesuaian antara apa yang dilakukan dengan kemajuan pencapaian untuk mewujudkan impian tersebut. Jika yang dilakukannya tidak membuat impian itu mendekati kenyataan, maka pemimpin tersebut dapat dinilai tidak memiliki integritas oleh pengikutnya.

Rendah Hati

Selain integritas, pemimpin  haruslah humble. Sekalipun dia memiliki impian dan visi yang kuat, kemampuan memotivasi yang tinggi serta integritas yang tidak diragukan, bila arogan dan tak mau mendengarkan aspirasi bawahannya,  maka lambat laun para pengikutnya akan frustrasi dan merasa hanya  dijadikan  obyek pemuasan keinginan sang pemimpin.

Kemanusiaan

Hal terakhir yang dibutuhkan untuk melestarikan energi/inspirasi adalah sisi kemanusiaan dari seorang pemimpin. Seorang pemimpin harus tetap sadar bahwa para pengikutnya adalah manusia biasa, mereka bisa kelaparan, kelelahan, sakit, kecewa, marah atau kehilangan keyakinan. Di sinilah pendekatan yang lebih  bersifat kemanusiaan akan membangkitkan kembali energi yang memudar itu.

Apakah kita termasuk  salah satu pemimpin yang menginspirasi? Bila ya.., maka berbahagialah karena sudah berada pada jalur yang benar untuk menjadi pemimpin hebat. Bila belum.., tidak usah khawatir  karena  kita sudah tahu apa yang harus kita lakukan.

Semoga tulisan ini menginspirasi kita semua untuk menjadi pemimpin yang menginspirasi...

Salam Semangat

 

 

Bila merasa tahu, itu pertanda tidak tahu, Setiap usaha yang dijalankan dengan tidak tahu tinggal menunggu layu.

Mari cari tahu dengan langganan Print Media yang bisa ; 1 eks, 5 atau 10 eks setiap dua bulan dengan harga yang ekonomis dan terjangkau.

Silahkan Download Formulir Langganan !!!