Pengunjung Web

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini58
mod_vvisit_counterKemarin779
mod_vvisit_counterMinggu ini58
mod_vvisit_counterMinggu lalu9322
mod_vvisit_counterBulan ini31814
mod_vvisit_counterBulan lalu39080
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung1327830
Kami Memiliki: 21 guests online

Home Cetak Mencetak
Cetak Mencetak
Bagian 2 LIKU-LIKU " KUALITAS CETAK dan PENGENDALIANNYA "
Monday, 05 August 2013 00:00



2. KESERAGAMAN/KESTABILAN LAPISAN TINTA
Keseragaman dan kestabilan lapisan tinta adalah suatu nilai ketebalan atau kehitaman lapisan tinta yang dicapai oleh perpaduan antara jenis kertas dengan jenis tinta cetak dan dengan warna tertentu. Setiap pabrik tinta cetak memproduksi jenis tinta yang disesuaikan dengan jenis kertas, karakter kertas bahkan bahan baku kertas. Karena itu perpaduan jenis kertas dan jenis tinta yang tepat akan dapat diperoleh nilai tebal tinta yang ideal. Lapisan tinta yang ideal/normal adalah suatu lapisan tinta maksimal yang dapat dicapai pada kertas, bahwa dengan nilai tebal lapisan tinta tersebut, detail titik raster tidak berubah membesar atau mengecil dan tidak berubah bentuk (tidak terjadi dot-gain).

 
Penyelenggaraan Ujian Nasional 2013 Percetakan Kambing Hitam Kebobrokan
Tuesday, 18 June 2013 00:00

Minggu ke-2 April 2013 pemberitaan mengenai penundaan pelaksanaan  Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK  2013 di 11 Propinsi mendominasi berbagai media. Media cetak dan elektronik seolah berlomba mengangkat permasalahan yang  baru kali ini terjadi di Indonesia.

Berbagai analisis pun   muncul, mulai dari pengamat/ahli sampai ke  masyarakat awam menyuarakan pendapatnya mengenai masalah ini. Banyak yang beranggapan bahwa kejadian ini merupakan sebuah indikasi adanya penyelewengan, khususnya pada proses tender yang melibatkan Kemendikbud sebagai otoritas penyelenggara UN dan perusahaan percetakan pemenang tender. Bahkan, berbagai kalangan meminta  agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) segera melakukan audit terhadap Kemendikbud dan perusahaan percetakaan dimaksud.

 
Antara Opaltone, Pantone dan Operator Cetak
Saturday, 30 March 2013 07:17

Perkembangan dunia cetak, khususnya warna,  pada dekade terakhir ini terbilang sangat pesat, antara lain dengan  telah ditemukannya sistem Opaltone dan Pantone. Opaltone adalah  sistem separasi warna dengan 7 process color (CMYK + RGB), sedangkan  Pantone dengan Hexachrome-nya (CMYK + Green & Orange).

Kedua sistem warna ini sudah diaplikasikan pada beberapa printer terbaru yang sudah dilengkapi cartridges ink/toner CMYK + RGB (atau OG), sehingga perbedaan visual screen monitor (yang sudah terkalibarsi tentunya) dengan hasil printingnya tidak berbeda jauh.

 
Konsumsi Tinta Cetak
Wednesday, 05 December 2012 07:57

Konsumsi tinta cetak  merupakan  faktor yang cukup menentukan dalam melakukan  kalkulasi biaya cetak,  yaitu dapat mencapai 2% hingga 10% dari total biaya produksi cetak.

Menghitung aproksimasi pemakaian tinta cetak dalam merencanakan produksi adalah hal yang cukup rumit, karena banyaknya faktor yang sulit dihitung secara linear. Jenis dan warna tinta, jenis kertas serta ratio penintaan, ukuran dan jumlah cetakan adalah beberapa contoh  parameter yang tidak mudah untuk dihitung.

 
STANDARD KERJA OPERATOR CETAK
Thursday, 02 August 2012 09:24

Pengantar
Operator atau teknisi yang bertugas mengoperasikan jalannya mesin cetak (khususnya pada mesin cetak offset), memegang peranan yang amat penting dalam industri jasa cetak. Operator dalam melaksanakan tugasnya, bertanggungjawab untuk berkerja dan menghasilkan sesuai standard yang berlaku atau diberlakukan dalam suatu industri percetakan.
Seorang operator cetak harus memperhatikan beberapa hal dalam menjalankan tugasnya, yakni

1. Bekerja secara standard.
Yaitu bekerja sesuai dengan ketentuan / ketetapan yang sudah ditetapkan oleh pihak otoritas / penguasa, sebagai aturan untuk merujuk pada ukuran, kualitas, berat, luas, nilai, waktu atau juga kuantitas. Tujuannya adalah :

 
PROBLEMATIKA TEKNIS INDUSTRI PERCETAKAN OFFSET
Wednesday, 01 August 2012 12:01

PENDAHULUAN

Teknik produksi grafika/cetak mencetak, untuk dapat menghasilkan barang cetakan yang bermutu, sangat diperlukan dalam  industri grafika. Untuk itu penggunaan mesin  yang sesuai dengan  perkembangan teknologi terkini dan dengan  presisi yang tinggi merupakan suatu keharusan. Tanpa presisi yang tinggi, maka mesin-mesin produksi grafika tidak akan dapat menghasilkan produk dengan mutu yang tinggi. Sebagai contoh, mesin cetak offset lembaran (sheet fed offset) yang mencetak full color dengan kecepatan 13.000 lembar per jam, tanpa adanya presisi yang tinggi, maka akan menghasilkan produk cetak yang sangat tidak memuaskan. Apalagi mesin offset gulungan (web offset) yang mencetak dengan kecepatan 75.000 rotasi per jam,  menuntut presisi mesin yang sangat tinggi. 

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 Next > End >>

Page 4 of 5

Bila merasa tahu, itu pertanda tidak tahu, Setiap usaha yang dijalankan dengan tidak tahu tinggal menunggu layu.

Mari cari tahu dengan langganan Print Media yang bisa ; 1 eks, 5 atau 10 eks setiap dua bulan dengan harga yang ekonomis dan terjangkau.

Silahkan Download Formulir Langganan !!!