Pengunjung Web

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini73
mod_vvisit_counterKemarin779
mod_vvisit_counterMinggu ini73
mod_vvisit_counterMinggu lalu9322
mod_vvisit_counterBulan ini31829
mod_vvisit_counterBulan lalu39080
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung1327845
Kami Memiliki: 35 guests online

Home Cetak Mencetak Tips Cetak Offset Dengan Mesin Cetak Ukuran Folio / Toko
25
May
2015
Tips Cetak Offset Dengan Mesin Cetak Ukuran Folio / Toko

Terjun pertama kali di dunia percetakan, anda harus belajar banyak mengenai berbagai trik  agar dengan mesin yang tersedia dapat menghasilkan kualitas produk cetak yang maksimal. Karena kualitas  produk maksimal akan  berpengaruh pada kepuasan pelanggan yang pada akhirnya akan menjadikan kita sebagai pilihan dalam berbagai solusi kebutuhan cetak mereka.

Ada berbagai jenis order percetakan, di antaranya cetak kartu  undangan, buku tulis, kop surat, kartu nama, brosur, nota, majalah, karcis dll. Setiap jenis order berbeda-beda proses  pengerjaannya, mulai dari pengerjaan setting atau desain hingga proses pencetakannya di mesin offset. Mari kita bahas satu persatu jenis pekerjaan cetak tersebut.

  • Undangan

Untuk mengerjakan kartu undangan, terlebih dahulu harus dipastikan  apakah desain undangan menggunakan  background atau hanya menggunakan  bingkai di sekelilingnya. Jika menggunakan  background,  untuk mendapatkan  hasil maksimal, sebaiknya tidak di-print di kertas kalkir tetapi menggunakan film mika di tempat repro. Penggunaan film mika menghasilkan  raster yang lebih maksimal. Usahakan image background menggunakan resolusi  300 dpi (standar di percetakan). Untuk tingkat  pewarnaan usahakan antara 8% sampai dengan 12%.  Tingkat pewarnaan kurang dari 8% terlalu tipis sehingga pada saat dicetak warna tidak keluar pada hasil cetakannya. Jika lebih dari 12% terlalu tebal sehingga  warna akan bertabrakan atau saling menutup dengan tulisan di atasnya. Pencetakan atau print pada film mika sebaiknya menggunakan resolusi 100 โ€“ 120 dpi.  Jika  lebih tinggi raster memang lebih halus, tetapi hasil cetakannya menjadi kurang bagus. Demikian juga jika lebih rendah,  raster menjadi lebih kasar dan hasilnya juga kurang bagus. Jika desain kartu undangan anda hanya menggunakan  bingkai di sekelilingnya, maka pengerjaannya  lebih gampang. Anda bisa menggunakan film berupa  hasil print di kertas kalkir.

ยท         Buku Tulis

Untuk mencetak buku tulis, pada saat pengerjaan cover caranya sama seperti kartu undangan. Jika ada  background menggunakan  film mika,  dan jika hanya menggunakan  bingkai bisa di print di kertas kalkir. Untuk isi usahakan area cetak jangan terlalu lebar, maksimal 30cm โ€“ 31cm, agar pada proses pemotongan bagian  samping untuk dirapikan setelah dijilid tidak terlalu mepet dengan area cetak paling tepi.  Garis-garis buku tulis  sebaiknya menggunakan line dengan ketebalan 0,15 mm atau 0,425 point โ€“ 0,2 mm atau 0,567 point, agar tidak terlalu tebal atau tipis. Untuk isinya print out anda bisa menggunakan kertas kalkir.

  • Kop Surat 

Pencetakan kop surat yang terdiri dari beberapa warna, umumnya logo,  agak sulit proses pengerjaannya. Jika  lebih dari 1 warna sebaiknya menggunakan  film mika agar ketika dicetak warna sesuai dengan yang diharapkan. Penggunaan  kertas kalkir sebaiknya dihindari karena biasanya akan mengembang  saat  terkena panas pada proses pencetakan  di printer laser, sehingga pada saat dicetak posisi akan sedikit bergeser. Jika menggunakan 1 warna, maka dapat di- print out pada kertas kalkir.

Kartu Nama

Untuk menghasilkan kartu nama  yang bagus,  juga digunakan cara yang hampir sama.  Jika  ada  background sebaiknya menggunakan  film mika dan jika tidak ada background bisa memakai print out dari kertas kalkir. Saat ini umumnya orang menggunakan   kartu nama full colour.  Untuk itu,  sebaiknya kartu nama dicetak di mesin double folio atau di-print warna saja, atau disablon jika jenis kartu nama berupa blangko kosong.

  • Brosur 

Proses mencetak brosur sama dengan mencetak undangan. Jika memakai background sebaiknya di-print out pada film mika, jika tidak anda bisa memakai print out di kertas kalkir. Jika pada brosur tersebut terdapat gambar (image), sebaiknya di-print out pada film mika agar kualitas raster lebih sempurna. Untuk dpi dan lpi image sama dengan  proses pencetakan kartu undangan.

  • Majalah

 Pencetakan  majalah sebaiknya menggunakan  film mika karena desain majalah umumnya dilengkapi gambar (image) dan background sebagai hiasan.

  • Nota

Nota hampir sama dengan buku tulis karena lebih banyak berupa garis-garis.  Proses pencetakan dan ketebalan line-nya juga  hampir sama dengan  buku tulis. Tetapi jika nota tersebut menggunakan lebih dari 1 warna dan terdapat background,  sebaiknya di-print out pada film mika agar hasilnya lebih maksimal.

Tips di atas berlaku untuk cetakan bukan full colour atau colour separation. Jika anda sedang mengerjakan desain untuk kalender, maka tips ini tidak dapat digunakan. Jika desain salah satu produk cetak  di atas  full colour,  sebaiknya dicetak dengan mesin double folio. Semoga tips ini bermanfaat bagi siapa saja yang sedang merintis  usaha percetakan.

 

Bila merasa tahu, itu pertanda tidak tahu, Setiap usaha yang dijalankan dengan tidak tahu tinggal menunggu layu.

Mari cari tahu dengan langganan Print Media yang bisa ; 1 eks, 5 atau 10 eks setiap dua bulan dengan harga yang ekonomis dan terjangkau.

Silahkan Download Formulir Langganan !!!