Home
24
Aug
2020
Density vs L a* b*, L C h

Oleh : Herman J. Kesumahadi

PIXS (Printing & Packaging Integrated Xtra Solution) Consultant

Sepertinya sudah tidak asing lagi jika dalam proses cetak kita mendengar kata “Density” yang biasanya dijadikan patokan untuk parameter warna, dan ditambahkan dengan parameter “Dot Gain” untuk meng-control persentase raster. Masih banyak insan cetak di Indonesia yang masih berpatokan hanya dengan 2 elemen tersebut dan merasa cukup untuk mendapatkan kualitas cetak yang dirasa baik.

Sedangkan sebetulnya sudah lama kita dengar dan mungkin sudah banyak yang tahu akan akan adanya parameter yang disebut  “L a* b* & L C h”. Ini adalah parameter yang sekarang banyak dipakai di seluruh dunia dalam proses cetak mencetak untuk mendapatkan hasil yang baik dan stabil, baik dalam satu sesi cetak, ataupun mendapatkan warna yang sama dalam melakukan cetak repeat order.

Mari kira bahas parameter-parameter tersebut yang disebut-sebut cukup sebagai parameter untuk mendapatkan kualitas cetak yang baik.

DENSITY & DOT GAIN

Adalah parameter untuk ketebalan tinta diatas substrate cetak yang diterapkan dengan nilai berbeda untuk tiap jenis substrate. Density selalu dikaitkan dengan Dot Gain untuk menilai tingkat “Gain” pada raster apakah cukup atau berlebih, jika berlebih maka Gain dikendalikan dengan kurva linearisasi.

Density untuk warna proses (CMYK) biasanya di-standard-kan untuk ...

mendapat hasil yang stabil sebagai standard density di percetakan tersebut, bisa juga density dipermainkan naik atau turun untuk mendapatkan warna yang diinginkan. Tentu saja dengan berubahnya value density, maka factor Dot Gain pun berubah. Dot Gain menjadi penting karena warna proses dibutuhkan untuk pencampuran tumpuk raster antara warna satu dengan yang lainnya.

Sedangkan untuk warna khusus (Spot), Density dan Dot Gain tidak serumit warna proses karena jarang ada pencampuran warna spot.

Bermain dengan Density terkadang lumayan berhasil dan menghasilkan warna mirip seperti yang diinginkan, dengan harapan hasil cetak tidak di-reject oleh brand owner. Tapi sering kali membuang waktu dan bahan dan terkadang tetap tidak bisa mendapatkan hasil yang diinginkan.

Maka terjadilah pertarungan antara Layoutter, Prepress, Platemaker dan Operator Cetak saling tunjuk siapa yang bersalah dalam hal ini. Energi terbuang, waktu terbuang, bahan juga terbuang sia-sia yang berarti biayapun membengkak diluar perhitungan dengan meng-edit layout lagi, membuat plate lagi, mencetak lagi, dan masih tidak terbayang akan berhasil atau tidak mendapatkan hasil yang diinginkan.

Proses “research” tersebut terkadang hanya memakan waktu dalam hitungan jam, tapi bisa juga berhari-hari, karena bisa juga pihak external yaitu supplier tinta yang disalahkan. Saya yakin semua percetakan pasti pernah mengalami seperti ini.

L a* b* & L C h

L a* b* adalah peta warna 3 dimensi yang bisa digambarkan dalam bentuk bola bersumbu X, Y dan Z dimana 

  • L adalah sumbu vertical dari Gelap ke Terang
  • a* adalah sumbu horizontal dari Hijau ke Merah
  • b* adalah sumbu horizontal dari Biru ke Kuning

Sedangkan L C h adalah :

  • L adalah sumbu vertical dari Gelap ke Terang
  • C adalah posisi dari tengah sumbu bola menuju ke pinggir/kulit bola
  • H adalah arah rotasi horizontal diameter bola
    dengan putaran 360 derajat

Penilaian posisi warna dalam bola tersebut sama seperti penentuan posisi bujur dan lintang dalam penentuan lokasi di bola dunia, hanya saja lokasi di bola dunia hanya sebatas pada kulit bola, sedangkan pada bola warna posisi bisa dimana saja di kulit ataupun didalam bola tersebut.

Selisih perbedaan warna antara Standard dan Sample dirangkum dalam nilai Delta E yang memperlihatkan besarnya perbedaan warna antara Standard dan Sample.

Sedangkan proses untuk mengarahkan warna dengan menggunakan proses Color Profiling, menggunakan Spectrophotometer dan profiling software.

Kesimpulan

  1. ...
  2. ...
  3. ...
  4.  
  5. .

Selengkapnya terdapat pada majalah cetak & On line INDONESIA PRINT MEDIA edisi 95 Juli-Agustus 2020.

CV. Print Media Indonesia

Addres Publishing :

Perum Bukit Waringin Blok E 5 No 18 Kedung Waringin Bojonggede Bogor,

Addres Marketing :

Jl. Kembang Raya No 19A Jakarta, 10420. Indonesia

Name Contac : Mr. Usman

Phone : +6221 3150929,

Mobile : +6281288811831

WhatsApp : +62811808282

Channel Online Printmedia

NgobrAs (Ngobrol Asik)

: +62 857145944963 (Wiwin)

Email:                                

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

Facebook :

Majalah Grafika

Print Media Indonesia (Grup)

Komunitas Printing Indonesia (Community)

Instagram : instagram.com/majalahgrafika/

Website : www.indonesiaprintmedia.com