Pengunjung Web

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini49
mod_vvisit_counterKemarin779
mod_vvisit_counterMinggu ini49
mod_vvisit_counterMinggu lalu9322
mod_vvisit_counterBulan ini31805
mod_vvisit_counterBulan lalu39080
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung1327821
Kami Memiliki: 14 guests online

Home Edisi Terbaru
17
Dec
2011
Pemahaman, Pengukuran, dan Reproduksinya dalam Dunia Grafika

A.      Pemahaman tentang Warna

Grafika atau Cetak Mencetak merupakan salah satu industri yang sangat intensif terlibat dengan warna dan semua  permasalahannya. Warna dalam topik kita ini menyangkut apa yang dilihat oleh indera visual manusia yang sehari-hari dikenal dengan sebutan merah, hijau, biru dan sejenisnya.

Pelakui industri grafika berurusan dengan warna dari semenjak awal proses, mulai dari designing umpamanya memilih warna yang pas untuk cover  buku dengan segala pertimbangannya; lalu berlanjut ketahapan berikutnya yang harus mengontrol agar konsistensi warna tetap terpelihara ( antara lain waktu menyiapkan film / separasi CMY-K printer, menyiapkan tinta cetak dengan warna yang benar); sampai akhirnya ketahapan produksi massal yang harus menjamin bahwa warna cetakannya sama dengan model yang disetujui (design quality) maupun keseragaman warna dari seluruh batch produksi (conformance quality).

Persepsi  visual manusia terhadap warn adipengaruhi oleh beberapa faktorbaik yang bersifat fisika mapun psikologis-psikologis yaitu; 1) Cahaya dan semua sifat-sifatnya; tanpa cahaya jangankan berbicara warna, objeknya saja tak akan terlihat. 2) Benda atau objek dan dalam hal ini sifat optic benda sangat berperan. 3) Mata, jaringan syaraf mata, dan bagian dari otak yang menyimpulkan persepsi warna. 4) Kondisi lingkungan sekitar, misalnya suatu bidang warna belum tentu sama dipersepsikan bila disekelilingnya ada bidang warna lain sebagai pengganti putih. 5) Medan pengamatan (field of vision) dan kemiringan bidang/sudut pengamatan (Tilt). 6) alat (device) dan perangkat lunak (software) yang digunakan dalam pemrosesan image.

Dengan demikina warna dapat didefinisikan dalam otak manusia sebagai akibat adanya rangsangan ( stimulasi) indera visual oleh cahaya dan hasilnya berupa dikenali atau dibedakannya cahaya dengan nama-nama warna seperti merah, jingga, kuning, hijau, biru, violet, dan sejenisnya.

Selengkapnya baca di majalah Indonesia Print Media edisi November - Desember 2011.