Pengunjung Web

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini22
mod_vvisit_counterKemarin808
mod_vvisit_counterMinggu ini3300
mod_vvisit_counterMinggu lalu6263
mod_vvisit_counterBulan ini20531
mod_vvisit_counterBulan lalu31771
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung1510184
Kami Memiliki: 17 guests online

Home Edisi Terbaru
18
Dec
2011
Inter delta tawarkan GCR Penghemat Tinta Cetak

Di  masa lalu , PT. Inter Delta dikenal sebagai penyedia bahan baku perusahaan grafika , mulai dari film , plat, chemical, kamera reproduksi hingga image setter dengan merek yang cukup popular dipasaran.

Stelah absen selama beberapa tahun, perusahaan ini hadir kembali dengan misi menyediakan produk grafika yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan, melalui produk yang berkualitasdengan harga yang kompetitif, serta layan purna jual yang lebih professional. Hal ini berarti bahwa PT. Inter Delta Tbk tidak hanya sekedar menjadi penyedia bahan baku, namun lebih memposisikan dirinya menjadi rekanan percetakan dalam memberikan solusi (solution provider).

Sebagai Solution Provider, perusahaan ini siap membantu bila terdapat masalah saat proses produksi (trouble shooting) serta bersedia membantu memberikan pembinaan bagi staf pra-cetak maupun cetak dalam hal penggunaan bahan baku yang benar, agar dapat bekerja lebih efektif dan memberikan kontribusi yang optimal.

Sebagai distributor produk bahan baku “SAPHIRA” (film plate, CTP plate, chemical, blanket, roll, fountain solution dan sebagainya). Perusahaan ini bekerjasama dengan PT. Heidelbergb Indonesia , salah satu perusahaan yang mempunyai reputasi Internasional.

Ditengah kondisi persaingan bisnis yang semakin ketat, percetakan dituntut membuat terobosan baru untuk memberikan nilai tambah bagi para pelangganya yaitu; kualitas cetak yang baik, waktu produksi yang singkat dan harga yang kompetitif.

PT. Inter Delta Tbk, sebagai distributor resmi produk – produk dari PROIMAGE NEWSWAY , menawarkan solusi menghemat biaya cetak dengan mengurangi pemakaian tinta antara 20% hingga 50%. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak (software) algoritma yang sangat canggih, menggantikan Gray Component Replacement ( GCR ) yang telah ada.

Selengkapnya baca di majalah Indonesia Print Media edisi September - Oktober 2011.