Pengunjung Web

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini948
mod_vvisit_counterKemarin790
mod_vvisit_counterMinggu ini3143
mod_vvisit_counterMinggu lalu6614
mod_vvisit_counterBulan ini16818
mod_vvisit_counterBulan lalu31166
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung1383361
Kami Memiliki: 27 guests online

Home Kilas Berita Dari Media Cetak ke VR dan Data, Bagaimana Menjangkau Audiens Muda Terkini?
03
Jul
2017
Dari Media Cetak ke VR dan Data, Bagaimana Menjangkau Audiens Muda Terkini?

Dari Media Cetak ke VR dan Data,

Bagaimana Menjangkau Audiens Muda Terkini ?

JAKARTA, Indonesia, Juli 3, 2017 /PRNewswire/ -- Ketika audiens surat kabar semakin menua dan menciut jumlahnya, berbagai penerbitan pers (news publishers) kini tengah menjangkau lebih banyak pembaca dan pengguna pada sarana digital dari masa sebelumnya. Bagaimanapun juga, langkah menyajikan pengalaman digital-first yang menghubungkan dan melibatkan audiens muda adalah tantangan bagi media pemberitaan konvensional. Guna mengatasi kendala ini, WAN-IFRA, (World Association of Newspapers and News Publishers), mengadakan sebuah acara pertemuan dengan tema New Content Formats for Millennials di Jakarta, pada 5-6 Juli 2017.

Acara New Content Formats for Millennials Summit akan menghadirkan berbagai sesi diskusi mendalam dengan pemateri terkenal dari kalangan profesional media. Mereka akan memaparkan berbagai tren terbaru untuk menjangkau generasi muda lewat berbagai cara baru yang menarik serta kiat mengemas konten berita. Acara tersebut akan menghadirkan beberapa peragaan, pelatihan langsung dalam menggunakan perangkat daring dalam teknik pengisahan (storytelling) interaktif.

 

Dengan pengalaman bertahun-tahun sebagai jurnalis BBC di Inggris Raya dan The Guardian, serta bekerja di Gannet, Amerika Serikat, konsultan media Kevin Anderson akan menghadirkan berbagai contoh terbaik dari konten digital dengan format immersive yang digunakan sejumlah merek media terkemuka, seperti data journalism, visual storytellingdan long-form storytelling yang termutakhir.

Kevin juga akan berdiskusi mengenai berbagai motivasi strategis dari berbagai penerbit pers, seperti Rappler dari Filipina, the New York Times, rubrik tentang pemuda diHelsingin Sanomat asal Finlandia serta Quartz dari Amerika Serikat -- dalam peluncuranchatbots dan pengembangan berbagai aplikasi obrolan singkat.

Dari produk cetak hingga chat apps, grafis, video dan VR

Sara Quinn, President, Society of News Design (SND), dan anggota pengajar veteran di Poynter Institute, akan memaparkan pandangan menarik tentang para pemenang lomba SND 2016 dari kalangan media cetak dan digital. Sesi beliau akan memamerkan berbagai contoh dari berbagai majalah dan surat kabar umum - baik harian atau nonharian, broadsheet atau tabloid, berformat konvensional atau alternatif - dari segala penjuru dunia, baik dari Amerika Serikat hingga Inggris, Inggris Raya dan Jerman, Filipina, Dubai atau Hong Kong.

Para pembicara lainnya, seperti Irene Jay Liu, Google News Lab Lead, Asia Pasifik, atau Rebecca Pazos, Interactive Graphics Journalist, the Straits Times, Singapura, akan memaparkan beberapa format berita yang tengah mengemuka, seperti video, infografis interaktif, Virtual Reality dan Augmented Reality.

Acara New Content Formats for Millennials Summit akan berlangsung di Le Meridien Hotel, Jakarta. Pendaftaran dan ulasan umum dari program ini secara lengkap tersedia secara daring di https://events.wan-ifra.org/events/new-content-formats-for-millennials. Untuk informasi lebih lanjut, mohon menghubungi Wilson Leong via  This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it .

TENTANG WAN-IFRA

WAN-IFRA merupakan organisasi global dari surat kabar dan penerbit pers di dunia. Lembaga tersebut mewakili lebih dari 18.000 penerbitan pers, 15.000 situs daring dan lebih dari 3.000 perusahaan di 120 lebih negara. WAN-IFRA bermisi mempertahankan dan mempromosikan kebebasan pers, jurnalisme bermutu dan integritas editorial serta perkembangan berbagai bisnis media yang sukses.

SOURCE WAN-IFRA

 

Bila merasa tahu, itu pertanda tidak tahu, Setiap usaha yang dijalankan dengan tidak tahu tinggal menunggu layu.

Mari cari tahu dengan langganan Print Media yang bisa ; 1 eks, 5 atau 10 eks setiap dua bulan dengan harga yang ekonomis dan terjangkau.

Silahkan Download Formulir Langganan !!!