Home Kilas Berita Stiker Label Digital Printing Yang Tiada Matinya
20
May
2019
Stiker Label Digital Printing Yang Tiada Matinya

Stiker Label Digital Printing Yang Tiada Matinya

Usaha jasa digital printing saat ini  sudah menjadi hal yang umum. Sebagaimana layaknya usaha fotocopy pada tahun 90-an, sekarang  usaha jasa digital printing  sudah menyebar sampai ke pelosok. Apalagi penyelenggaraan  pilkada dan pemilu serentak  baru saja berlangsung, makin menambah semaraknya bidang usaha ini. Namun kondisi iklim usaha  penuh ketidakpastian, menimbulkan tanya apakah ke depan usaha jasa digital printing masih menguntungkan?

Para pengusaha digital printing  harus memutar otak agar usahanya terus berjalan dan bahkan  berkembang, antara lain  dengan  mengikuti teknologi dan  membeli mesin terkini atau mengembangkan berbagai macam produk dari bahan yang ada. Pilihan paling bijak  adalah mengembangkan produk yang  mencakup segala kebutuhan retail di Indonesia. Seiring meningkatnya pasar online/internet, pasar digital printing juga mengalami peningkatan. Menurut data dari Hootsuite Kanada, pengguna aktif internet di Indonesia tahun 2019 ini sudah menembus 150 juta jiwa. Lanjut ? klik judul link di atas

Bagaimana peningkatan pengguna aktif online/internet ini bisa berpengaruh terhadap peningkatan pasar digital printing?

Meningkatnya pengguna  aktif internet, berpengaruh terhadap pola pikir sebagian besar pengguna   dan membuka wawasan mereka untuk menjadikan koneksi internet sebagai sarana atau peluang  untuk memulai  atau mengembangkan   usaha secara online, khususnya bagi  pelaku Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM).

Pelaku UMKM  umumnya memiliki produk yang  membutuhkan label atau kemasan, tentunya dalam skala  kecil. Kebutuhan label atau kemasan ini dapat  diakomodir oleh keberadaan usaha jasa  digital printing,  dimana salah satu keunggulan digital printing adalah bisa mencetak dalam jumlah sedikit dan dalam waktu singkat.

Contoh lain  dari perkembangan pasar digital printing yang berkaitan dengan pasar online/internet adalah  trend  digital printing kain yang bisa menghasilkan jilbab atau baju dengan corak custom. Pelaku usaha online shop tidak perlu punya toko, tidak perlu punya mesin, cukup memesan produk  dengan pola sesuai keinginan dan jumlah sesuai kebutuhan melalui jasa digital printing, lalu memasarkannya  via online.

Pasar Stiker Label Digital Printing

Ada beberapa jenis  stiker label, yaitu :  stiker vinyl roll, stiker chromo A3+ ataupun stiker vinyl A3+. Pasar label digital printing di dominasi oleh bahan A3+ dimana porsi penggunaan terbesar adalah Stiker Chromo A3+ lalu diikuti oleh Stiker Vinyl A3+.

Stiker Chromo A3+ atau banyak juga yang menyebut stiker Bontak, adalah stiker berbahan dasar kertas dengan tampilan Glossy atau mengkilap. Dengan sifat dasar kertas yang masih mudah sobek dan tidak tahan air, menjadik,m nan stiker ini solusi ekonomis untuk label.

Yang harus diperhatikan adalah kualitas lem-nya. Kualitas lem  sangat krusial,  jika jelek   lem akan  “beleber” di samping sehingga  lem stiker chromo tersebut akan meleleh di dalam mesin yang kemudian akan mengakibatkan bahan tersangkut. Lebih parah lagi, lem yang tertinggal akan sulit dibersihkan, sehingga mesin diharuskan mati dan tidak bisa beroperasi. Hal ini tentu saja akan mengakibatkan hilangnya kesempatan untuk menghasilkan uang (opportunity loss).

Adapun  stiker vinyl A3+ yang umum dijual sekarang,  sebetulnya bukan berbahan dasar vinyl. Di industri printing maupun di banyak bidang industri lain, vinyl lebih dikenal sebagai vinyl choride (PVC) atau plastik. Untuk pasar digital printing, dimana mesin-mesin pendukung  umumnya berbasis panas, vinyl/plastik ini  tentu menjadi musuh karena sifatnya yang tidak tahan panas (kita berbicara proses print menggunakan panas kisaran 180 – 2500 C). Untuk itu para pemilik mesin harus  paham akan hal ini, vinyl/plastik yang  meleleh, akan merusak salah satu komponen utama mesin yakni drum,  dan harga komponen  tersebut cukup mahal.

Seiring perkembangan teknologi, terdapat  produk stiker  yang sesuai,  dengan bahan utama Kertas Sintetis. Secara karakteristik sama dengan stiker vinyl, yakni tahan air dan tidak mudah sobek. Namun karena basis bahan adalah kertas, yang tidak terpengaruh dengan panas,  sangat aman digunakan pada mesin digital printing A3+.  Itu kalau kita berbicara stiker putih.

Untuk stiker transparan, produk yang  sesuai adalah stiker dengan bahan utama Polyester. Bahan ini pun sangat aman karena  tidak terpengaruh dengan panas mesin. Pada pratiknya, istilah stiker vinyl masih digunakan karena   lebih  dikenal oleh customer digital printing. Penjelasan  diatas  dimaksudkan agar teman-teman pelaku usaha mengetahui bahan yang digunakan adalah bahan yang cocok dan aman untuk mesin mereka. Untuk  teman-teman digital printing, pemakaian istilah stiker vinyl sangat disarankan karena lebih mudah dipahami  oleh pelanggan. Penjelasan detail suatu saat akan diperlukan untuk sebagian kecil pelanggan yang kritis, pengetahuan yang dimiliki pemilik ataupun karyawan dari toko digital printing akan menjadi nilai plus tersendiri di mata pelanggan seperti ini.

Pada awal perkembangannya, banyak pelaku usaha digital printing masih merasa bingung mengenai situasi pasar stiker vinyl A3+. Karena dibandingkan stiker chromo, harga stiker vinyl A3+  dua kali lipat lebih mahal sehingga  dikhawatirkan pasar tidak akan menerima. Namun, sebagian lagi sudah bergembira dengan banyaknya order. Order yang dimaksud adalah pembuatan stiker label dari pelaku Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM). Walaupun ada aplikasi lain seperti stiker logo komunitas, stiker custom cutting, dan stiker warning sign, stiker label lebih menarik karena sepanjang usaha UMKM tersebut berjalan, label akan terus digunakan. Stiker label yang tadinya hanya dikenal melalui printing label khusus ataupun offset manual, dan hanya bisa diorder dalam jumlah besar, sekarang bisa diorder sesuai dengan kebutuhan.

Stiker label yang tadinya mayoritas menggunakan   bahan  stiker chromo,  sekarang ada pilihan stiker ..... dst 

 

Penulis : Aditya A. Suhartanto

  • Menjadi tenaga penjual selama lebih dari 10 tahun khusus bahan-bahan digital printing.
  • Memiliki pemahaman yang cukup banyak mengenai material, mesin dan pasar digital printing secara spesifik.
  • Sekarang membangun usaha sendiri masih di bidang yang sama, menjual semua material dan komponen pendukung di dunia digital printing. Status Jabatan: Pemilik ATTAYA VISINDO – Supplier Bahan Digital Printing (QUANTAC A3+, 3M, FLEXI, DISPLAY)

Selengkapnya terdapat pada majalah cetak dan on line INDONESIA PRINT MEDIA edisi 88 Mei-Juni 2019

Info : 

email : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

wa : 0811808282

 

Bila merasa tahu, itu pertanda tidak tahu, Setiap usaha yang dijalankan dengan tidak tahu tinggal menunggu layu.

Mari cari tahu dengan langganan Print Media yang bisa ; 1 eks, 5 atau 10 eks setiap dua bulan dengan harga yang ekonomis dan terjangkau.

Silahkan Download Formulir Langganan !!!