Home Kilas Berita Selamat Jalan & Sekilas Im Memoriam Pak Mangara Pangaribuan
18
Mar
2020
Selamat Jalan & Sekilas Im Memoriam Pak Mangara Pangaribuan

Segenap pimpinan dan karyawan CV Print Media Indonesia selaku penerbit majalah cetak dan digital atau on line INDONESIA PRINT MEDIA menyampaikan turut berduka cita atas wafatnya Bapak Mangara Pangaribuan, direktur PT. Astragraphia, Tbk pada hari Rabu, 18 Maret 2020 di Jakarta. Banyak kenangan dengan beliau, semoga keluarga yang ditinggalkan tabah atas musibah ini. Demikian disampaikan Usman Batubara selaku dirut CV Print Media Indonesia ketika mendengan kabar wafatnya Mangara Pangaribuan di Jakarta. 

Sekilas Profil Mangara Pangaribuan.

Usai meraih gelar Sarjana Eknomi Manajemen di Fakultas Ekonomi Universitas Janabadra, Yogyakarta, ia langsung diterima kerja di Astra International Motor Vehicle Division (MVD) pada 1989 sebagai tenaga penjual mobil Daihatsu. Dengan berbekal kejujuran dan kedisiplinan yang terinspirasi dari cara orang tuanya berdagang, pria kelahiran 24 Maret 1964 ini menjalani kariernya dengan gigih dan terus menunjukkan prestasi. Salah satu Prinsipnya dalam bekerja adalah TOP, yaitu teamwork, obsession dan professional,

Tak heran, jika nasib baiklah yang ia terima. Pasca satu tahun berkeliling dengan menggunakan kendaraan roda dua demi berjualan mobil, Mangara Pangaribuan mendapatkan tawaran kerja yang ia langsung terima dari kepala divisi tenaga kerja Astragraphia, lalu bergabung sebagai sales executive di Makassar pada 1990.

Rasa cemas tentu ada saat bertugas di Makassar, namun pria berdarah Batak yang pernah menempuh pendidikan lima tahun di Yogyakarta ini mengakui tidak mengalami bentrok budaya selama bertugas di daerah.

Mangara kemudian menikah (1992) dengan Marieta Teovila. Usai menikah, mereka berpisah selama enam bulan hingga sang istri yang kala itu berprofesi sebagai sekretaris, memutuskan untuk mendukung karier Mangara dan ikut ke Makassar. Melihat adanya dukungan dari teman hidupnya, pria yang hobi mengoleksi dan membaca buku biografi profil ternama ini langsung menerima tawaran seorang manajer cabang kala memberinya kesempatan untuk memegang penjualan di area Irian Jaya (Papua). Selama dua tahun (1991- 1993) memegang area tersebut, ratusan unit mesin Astragraphia berhasil terjual. Berdasarkan prestasi ini, ia mendapatkan anugerah sebagai Top Sales dan Lingkar Prestasi Puncak (LPP) Astragraphia dan memenangkan piagam President Club pada 1993 karena berhasil mengalahkan prestasi sesama tenaga penjual mesin Fuji Xerox seAsia Pasifik.

Setelah mendapatkan piagam tersebut, ia kembali ke Jakarta dan menjabat sebagai supervisor. Dalam posisi ini, selama lebih dari dua tahun, anak ke-6 dari 11 bersaudara ini bertugas menangani penjualan aneka mesin kecil seperti printer yang pada akhirnya menjadi cikal bakal berdirinya Divisi Printer Channel Business (PCB).

Kemudian, pada 1996 ia dipromosikan kembali menjadi Operation Manager Multi Product untuk menangani penjualan aneka produk termasuk kategori telekomunikasi hingga akhirnya digabung dengan anak perusahaan PT Astra Graphia - Information Technology (AGIT) dan menjabat sebagai Departemen Head hingga Division Head selama hampir tujuh tahun, sampai akhir 2004.

Jenjang karier Mangara Pangaribuan terus meningkat seiring waktu, pada Januari 2005 ayah dari dua anak ini di tarik kembali ke Astragraphia Document Solution untuk memegang kendali Major Account Operation sebagai Chief Executive yang menangani 50 pelanggan besar, seperti pemerintah, perusahaan minyak dan berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan kontribusi hampir 30% dari pendapatan Astragraphia. Mangara juga dipercaya untuk memimpin organisasi Fuji Xerox Global Service yang berada di Astragraphia sejak 2010.

Tidak hanya sampai disitu, pria yang gemar berolahraga golf bersama anak-anaknya ini turut dipercaya untuk mengendalikan penjualan di 12 cabang yang tersebar di Indonesia, seperti Jakarta (area 4,5,6,7) Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan sejak April 2013 sebagai seorang Chief Executive of Branch Operation 2. Mangara juga diminta untuk membantu bagian perencanaan penjualan dan Printer Channel Division (PCD) per 1 Juni 2015.

Prinsipnya dalam bekerja adalah TOP, yaitu Teamwork, Obsession dan Professional bahkan prinsip ini juga ia ajarkan ke anak-anaknya yang kini sedang mengeyam kuliah di Swiss German University, Tangerang Selatan (Michael Armando, 18 tahun) dan Universitas Kimm II-Sung, Korea Utara (Pressy Amanda, 20 tahun). Selain itu, pria yang terkenal religius ini juga turut mengimplementasikan Catur Dharma Astra dalam ranah keluarga, yakni dengan mengajarkan mereka untuk terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. @Majalah Astra September 2015

 

Bila merasa tahu, itu pertanda tidak tahu, Setiap usaha yang dijalankan dengan tidak tahu tinggal menunggu layu.

Mari cari tahu dengan langganan Print Media yang bisa ; 1 eks, 5 atau 10 eks setiap dua bulan dengan harga yang ekonomis dan terjangkau.

Silahkan Download Formulir Langganan !!!