Pengunjung Web

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini69
mod_vvisit_counterKemarin779
mod_vvisit_counterMinggu ini69
mod_vvisit_counterMinggu lalu9322
mod_vvisit_counterBulan ini31825
mod_vvisit_counterBulan lalu39080
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung1327841
Kami Memiliki: 31 guests online

Home Pendapat DIBALIK MARAKNYA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI GRAFIKA
21
Sep
2012
DIBALIK MARAKNYA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI GRAFIKA

Pameran grafika ataupun promosi yang dilakukan oleh insan grafika didalam maupun diluar negeri menandakan semakin maraknya perkembangan teknologi grafika dimuka bumi ini.  Industri grafika didalam suatu negara merupakan bagian cukup penting  didalam industri kreatif sekaligus menjadi industri yang sangat strategis. Kemajuan suatu bangsa, dapat diindikasikan pula oleh adanya kemajuan industri grafika dengan ditandai semakin banyak dan beragamnya barang cetakan yang diproduksi dan dengan kualitas yang  tinggi. Semakin banyak dan beragamnya masyarakat mengkonsumsi informasi melalui barang cetakan, juga merupakan indikasi dan tolok ukur kemajuan intelektualitas masyarakat, meningkatnya sosial ekonominya, yang akhirnya tuntutan akan kuantitas dan kualitas barang cetakan juga meningkat.

Dalam situasi kondisi berkembangnya dunia cetak mencetak, dengan munculnya teknologi baru dibarengi dengan alat/perangkat/mesin-mesin produksi yang baru pula, memberikan peluang yang sangat besar bagi para pengusaha dan pemodal besar untuk menginvestasi kan modalnya dalam industri grafika ini. Perkembangan perangkat grafika jelas nampak di dua warsa terakhir ini, terutama dalam bidang persiapan produksi (pre-press), yang lambat laun akan mengurangi bahkan menghilangkan kegiatan-kegiatan yang sering dilakukan dan harus dilakukan oleh teknologi konvensional dahulu, seperti pemisahan warna dengan manual, dengan kamera, mounting film, dll. Kemudian dengan pre-press yang semakin canggih akan menghilangkan penggunaan film sebagai sarana untuk mengalihkan gambar dari model ke acuan cetak, karena proses pre-press dilakukan langsung didalam perangkat computer yang bisa digabungkan/disambung dengan alat/mesin pembuat acuan (Computer to Plate = CtP).

Kemudian dalam  satu dasawarsa  terakir ini perkembangan sangat pesat pula dibidang produksi dan penyelesaian/paska produksi, dengan peralatan/mesin yang menekankan pada : kecepatan produksi, kemudahan mengoperasikan, kemudahan penyetelan, kecepatan persiapan, menekan kesalahan bahan/waste selama produksi, memungkinkan penyetelan saat produksi, sehingga akan memperpendek waktu produksi, tetapi out-put/hasil produksinya tinggi,  sehingga produksi berikutnya akan dapat mengurangi besarnya insit. Lebih dari itu  beberapa peralatan produksi dapat digabung, sehingga akan memperpendek waktu produksi meningkatkan kualitas serta  peningkatan kepuasan pelanggannya.

Kemudian tidak kalah maraknya dengan munculnya teknologi “digital printing” yang mulai merambah pada berbagai jenis model barang cetakan.  Yang paling menonjol dari teknik digital printing ini mampu melakukan prinsip “Print on Demand” yaitu suatu teknik cetak mencetak yang mampu mencukupi kepentingan/kemauan pelanggan, dalam hal: kecepatan produksi, kualitas. Diantara teknologi yang menggunakan teknik digital printing, seperti :  Indigo, electroprint, GTO DI, micropress, docutex, quick master, dll  

ADAKAH DAMPAK DARI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI GRAFIKA ?

Proses perkembangan atau perubahan apapun akan selalu memunculkan dampak negative dan positif atau ada pihak yang diuntungkan dan ada pihak yang dirugikan. Demikian pula perubahan  yang diakibatkan oleh perkembangan teknologi grafika ada yang merasa beruntung, akan tetapi ada pula yang merasa dirugikan akibat tidak mampunya mengikuti perkembangan tersebut.

Dibidang grafika, perkembangan teknologi akan sangat bermanfaat bagi kelompok, golongan, maupun pribadi/perorangan yang mampu mengikuti dan menterjemahkan perkembangan itu. Namun akan menjadi beban yang sangat berat terhadap kalangan atau kelompok yang tidak atau kurang mampu mengikuti perkembangan teknologi grafika, diantaranya :

Selengkapnya di Majalah Indonesia Print Media Edisi 48 September - Oktober 2012.

 

Bila merasa tahu, itu pertanda tidak tahu, Setiap usaha yang dijalankan dengan tidak tahu tinggal menunggu layu.

Mari cari tahu dengan langganan Print Media yang bisa ; 1 eks, 5 atau 10 eks setiap dua bulan dengan harga yang ekonomis dan terjangkau.

Silahkan Download Formulir Langganan !!!